PENGARUH INTERNET YANG TIDAK SEHAT MASIH MENJADI MASALAH

Penggunaan internet tidak sehat masih menjadi masalah, yaitu karena pemanfaatan internet yang tidak sehat masih menjadi persoalan di Indonesia. Di luar pornografi, internet tidak sehat ini juga jamak dimanfaatkan untuk menyebarluaskan konten-konten negatif yang cenderung memecah belah.

Indonesia merupakan negara dengan populasi pengguna internet cukup besar. Data yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna Internet diIndonesia tahun 2016 sebanyak 132,7 juta atau sekitar 51,5 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 256,2 juta jiwa. Angka ini meningkat 44,6 juta jiwa dalam kurun waktu dua tahun. Pada tahun 2014 angka pengguna internet di negeri ini masih sebesar 88,1 juta jiwa.

Pengguna internet terbanyak ada di pulau Jawa, dengan total populasi 86.339.350 pengguna (65 persen) dari total penggunan Internet di tanah air, di satu sisi pemanfaatan internet bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Seperti untuk usaha, penguatan ilmu (upgrade skill), komunikasi sosial dan hiburan.

Namun di sisi lain ada juga pihak- pihakyang memanfaatkan internet ini dengan tidak sehat. Sehingga memberikan dampak yang tidak bermanfaat di masyarakat, seperti gosip, bullying, anti sosial, invaliditas informasi hingga penyebaran konten- konten dewasa atau konten merugikan lainnya. Termasuk isu kebhinekaan, intoleransidan isu negatif lain.


Perkembangan Internet Di Indonesia

Perkemban Jaringan komputer pertama masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an. Saat itu jaringan tersebut melibatkan lima universitas yang saling terhubung, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Terbuka.

Jaringan dengan fasilitas dial-up ini dikenal dengan istilah UNInet. Sayangnya, jaringan ini tidak berkembang dengan baik karena faktor infrastruktur yang tidak mendukung. Meskipun begitu pengupayaan untuk menghadirkan internet di Tanah Air tidak pernah berhenti.

Periode pengembangan internet di Indonesia terus dilakukan, seperti di tahun 1992 – 1994. Beberapa nama besar turut berjasa dalam pengembangan ini. Sebut saja M. Samik – Ibrahim, Muhammad Ihsan, Suryono Adisoemarta, Robby Soebiakto, Firman Siregar, Putu, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo.

Sejak saat itu perkembangan internet di Indonesia berangsur membaik. Lalu muncul layanan ISP pertama dengan nama IPTEKNET di tahun 1994. Seiring berjalannya waktu, tepatnya dari tahun 1995 hingga sekarang, akses internet di Indonesia semakin meluas.

Bahkan Indonesia mampu mengikuti tren dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satunya dengan kehadiran penyedia layanan internet untuk semua kalangan seperti IndiHome dari PT Telkom Indonesia (Persero). Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di tahun 2014 di Indonesia sudah mencapai lebih dari 88 juta orang. Semakin canggih dan terjangkaunya akses teknologi, maka semakin tinggi pula penggunanya.

Di tahun 2021 – 2022, APJII juga mencatat kenaikan signifikan dari pengguna internet di Indonesia, yaitu mencapai 210 juta orang. Jumlah ini diprediksi akan semakin bertambah di tahun 2023 seiring dengan pergantian tren dan pemutakhiran teknologi masa kini. 


Dampak positif penggunaan internet 

Teknologi dibuat untuk memudahkan kehidupan manusia. Banyak hal positif yang bisa didapatkan di internet. Berikut beberapa diantaranya:

  • Menambah Wawasan dan Pengetahuan

Tak bisa dipungkiri dengan adanya internet, kita bisa mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru dengan berbagai bidang, dari seluruh penjuru dunia. Bagi para pelajar, ini sangat bermanfaat karena mempermudah mereka dalam mencari informasi yang berkaitan dengan Pelajaran.YouTube, platform berbagi video miliki Google bisa jadi contoh. Di sana, Anda bisa menonton berbagai macam video yang akan menambah pengetahuan dan wawasan. Bukan hanya sekadar menonton, dan anda juga dapat mengunduh video-video tersebut

  • Menjadi Media Komunikasi 

Internet merupakan alat komunikasi yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. Contohnya adalah aplikasi chatting dan sosial media seperti Twitter, Line, Facebook, Telegram hingga WhatsApp. Hal ini tentu memudahkan orang untuk berkomunikasi dengan siapapun di dunia. Di mana saja, dan kapan saja, selama masih terhubung dengan internet.

  • Memudahkan Untuk Mencari Lowongan Pekerjaan 

Selain mudahankan untuk  mendapatkan informasi, anda juga dapat mencari lowongan pekerjaan di internet. Internet telah menjadi wadah bagi manusia untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah. 

  • Memudahkan Untuk Melakukan Transaksi Dan Bisnis 

nternet juga dapat menghasilkan keuntungan bagi anda dengan cara berjualan online. contohnya dengan membuka toko online sendiri. Selain itu, internet juga memudahkan anda untuk melakukan transaksi sehingga tidak perlu repot-repot untuk berbelanja langsung di toko fisik. Aktivitas belanja bisa dilakukan bahkan saat bersantai menikmati kopi di sore hari, di depan teras rumah

Platform pembayaran yang tersedia pun sangat banyak. Untuk memudahkan transaksi, anda bisa menggunakan internet banking, Paypal, atau bahkan Western Union, Bahkan, QR Code, salah teknologi pembayaran terkini, juga muncul karena kecanggihan internet.


Dampak Negatif Penggunaan Internet 

Di balik dampak positif yang menyertainya, internet juga menyimpan sisi negatif. Jika kita tak mampu menggunakan internet secara bijak, tentu ini sangat merugikan. Berikut adalah dampak negatif yang umum ditemui di internet:

  • Pornografi 

bagi seseorang untuk melihat, Tidak salah jika internet sering dikaitkan dengan hal-hal berbau pornografi. Internet memberikan peluang mengunduh, serta memperdagangkan pornografi. Saat ini banyak grup dan akun yang berisi konten untuk orang dewasa. Hal ini tentu sangat membahayakan, terutama karena anak-anak dibawah umur sekarang sudah banyak yang aktif menggunakan sosial media.

  • Tersebarnya Informasi Palsu 

Informasi palsu atau HOAX dibuat bukan tanpa tujuan. Beberapa tujuan hoax adalah untuk menakut-nakuti orang lain, menjelek-jelekkan suatu pihak dan lain sebagainya. Sebetulnya cukup mudah untuk mendeteksi informasi palsu yang beredar di internet. Hanya saja, orang lebih suka untuk langsung mempercayai dan membagikannya lagi walaupun info tersebut belum dipastikan kebenarannya.

  • Menampilkan  Kekejaman 

Kompleksnya informasi di internet membuat banyak platform menampilkan konten yang mengumbar kekerasan. Hal-hal tabu menjadi salah satu cara yang bisa menaikkan pamor sebuah platform untuk mendapatkan traffic yang lebih besar.

  •  Penipuan

 Internet menjadi salah satu tempat para penipu untuk melancarkan aksinya. Hal yang sebaiknya dilakukan adalah mengabaikan informasi tertentu yang dianggap memiliki unsur penipuan. 

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib/etika tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket. Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE). Pentingnya Etika Dalam Menggunakan Internet diantaranya:

  1. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin  memiliki budaya,bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
  2. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi
  3. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang sukaiseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
  4. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya penghuni baru didunia maya tersebut

Dari pembahasan ini dapat disimpulkan kita harus membatasi informasi yang kita sampaikan sebagai pengguna internet yang baik dan bijak, kita wajib dapat membatasi informasi apa saja yang boleh dan tidak boleh di sebarkan dalam internet, yang di maksud boleh tau tidak dalam hal ini adalah hal yang bersifat privasi individu diri sendiri atau orang lain yang menyebabkan pencemaran nama baik secara individu maupun kelompok. Karena internet dapat di akses oleh semua kalangan hendaknya kita dapat memilah-milah informasi mana saja yang layak dan tidak untuk di sebarkan agar tidak menimbulkan perselisihan atau masalah di kemudian hari. 



Komentar