PEMANASAN GLOBAL MENJADI PERHATIAN GLOBAL

Apa Itu Pemanasan Global (global Warming)

Saat ini isu Pemanasan global sedang ramai diperbicarakan karena menjadi perhatian diberbagai negara, salah satunya di Indonesia. Pemanasan global ini membuat semua negara berkomitmen dalam mengurangi dampak Pemanasan global dalam semua aspek kehidupan.

Tau kah kalian apa itu ‘’ Pemanasan Global? ‘’ Jadi, Pemanasan global  (Global warming) adalah suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan di bumi.

Global warming merupakan suatu proses yang ditandai dengan naiknya suhu atmosfer , laut, dan daratan. Sekedar info , suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah melonjak 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) dalam seratus tahun terakhir. Jadi, bumi kita sudah semakin memanas.

Penyebab Pemanasan Global

mengapa bumi ini semakin panas? Dan kenapa bumi bisa mengalami kenaikan suhu? Berikut, penyebabnya:

1. Efek Rumah Kaca 

Efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet, efek rumah kaca terjadi akibat pamas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan Kembali ke permukaan bumi.  Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi mahkluk hidup di bumi. Namun, jika berlebihan berbahaya bagi kehidupan dibumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim.

2. Efek Umpan Balik 

Selain efek rumah kaca, efek umpan balik juga memberi pengaruh pada pemanasan global, contohnya adalah penguapan air. Proses pemanasan selain menghasilkan karbondioksida juga menghasilkan uap air. Semakin banyak pemanasan yang terjadi akibat efek rumah kaca karbon dioksida semakin melimpah uap air yang menguap ke atmosfer

3. Variasi Matahari 

Variasi matahari adalah perubahan jumlah energi radiasi yang dilepaskan matahari. Penyebab pemanasan global karena variasi matahari dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah pada variasi matahari terjadi peningkatan aktivitas matahari. Aktivitas tersebut mampu menaikkan suhu stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan menurunkan suhu stratosfer. 

Dampak Pemanasan Global

Dampak pemanasan global antara lain adalah sebagai berikut: 

1. Iklim Tidak Stabil 

Dampak-dampak pemanasan global diantaranya adalah Iklim mulai tidak stabil. Sebelumnya taukah kalian, apa perbrdaan iklim dan cuaca? klim adalah situasi rata-rata cuaca yang meliputi daerah yang luas dengan waktu yang lama. Sementara cuaca Cuaca adalah keadaan udara pada suatu saat di daerah yang relatif sempit. Faktor -faktor yang mempengaruhi iklim dan cuaca adalah sama sinar matahari, suhu, tekanan udara,kelembaban udara ,angin, awan dan curah hujan.

2. Meningkatnya Permukaan Air Laut

Cairnya es di daerah kutub telah menyebabkan volume air laut akan bertambah, akibatnya akan terjadi peningkatan permukaan air laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuwan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inci) pada abad ke-21.

Apa yang terjadi jika air laut naik? Tentu saja daerah seputaran pantai akan terendam. Seperti negara Belanda yang kehilangan 17,6 % daerahnya karena tenggelam oleh naiknya 100 cm permukaan laut. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan mengalami peningkatan. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat air pasang tak bisa dihindari lagi.

3. Suhu Global Cenderung Meningkat

Pemanasan global akan meningkatkan suhu di permukaan bumi, memicu terjadinya kekeringan, dan memicu terjadinya kebakaran hutan. Hal ini akan menimbulkan kabut asap yang sangat berbahaya bagi Kesehatan, bahkan kematian

4. Gangguan Ekologis 

Ketika suhu bumi memanas, Efek pemanasan mengganggu kehidupan. Hewan-hewan akan bermigrasi mencari tempat sejuk, tumbuhan mengubah arah pertumbuhannya mencari tempat yang mendukung pertumbuhannya. Manusia yang dikaruniai akal mungkin akan melakukan hal yang meminimalisir panas yang muncul, namun makhluk lain tentu tidak. Hewan dan tanaman bisa jadi berakhir dengan kepunahan karena tak mampu beradaptasi.

5. Dampak Sosial Dan Politik

Kondisi cuaca yang tak menentu menyebabkan munculnya berbagai penyakit. Bagi para petani kondisi hujan yang tak kunjung usai bisa menggagalkan panen, sementara jika panas berkepanjangan juga menyulitkan mereka untuk memulai pertanian karena susahnya pasokan air.

Panas juga menyebabkan hutan mudah mengalami kebakaran. Banyak titik api yang berpotensi terbakar. Hutan di Indonesia sudah sering terbakar. Masalah kebakaran hutan sempat pelik dan sulit dicari solusinya.

Akibat Pemanasan Global Di Indonesia

Bagaimana keadaan Indonesia, sampai sejauh mana pemanasan global akan memberikan dampak pada negeri ini? Pada tahun 2030 menurut Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika akan terjadi peningkatan suhu sebesar 0,5 derajat celcius.

Selain kenaikan suhu udara, kasus kekeringan juga akan meningkat di Pulau Sumatera bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2030. Sementara musim hujan, lebat hingga ekstrim juga cenderung bertambah hingga 40 persen dibandingkan saat ini.

Hal ini terjadi karena pemanasan global adalah menurunnya kadar oksigen di daerah khatulistiwa, termasuk Indonesia. Dampaknya lebih parah, dibanding kawasan negara empat musim. 

Cara Mengantisipasi Pemanasan Global

Berikut cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak pemanasan global:

1. Konservasi lingkungan seperti melakukan reboisasi, penenaman pohon dan penghijauan lahan kritis.

2. Menggunakan energi yang bersumber dari energi alternatif (Energi air, matahari, angin, bioenergy) guna mengurangi penggunaan energi bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara).

3. Daur ulang dan efisiensi energi.

4. Upaya pendidikan kepada masyarakat luas dengan memberikan pemahaman dan penerapan untuk mencegah terjadinya pemanasan global.




Komentar